Yunnan dilanda gempa bumi dahsyat

Operasi penyelamatan tengah dilakukan di China menyusul gempa dahsyat yang menewaskan setidaknya 381 orang di provinsi Yunnan. Ribuan tentara dan polisi pun dikerahkan. Menurut kantor berita resmi China, Xinhua seperti dilansir AFP, Senin (4/8), total 7 ribu personel termasuk 5 ribu tentara, polisi dan pemadam kebakaran tengah dikerahkan dalam operasi penyelamatan. Perdana Menteri China Li Keqiang pun tengah menuju lokasi bencana.
Para relawan dari berbagai wilayah China juga bertolak menuju Yunnan untuk membantu. Di bandara Kunming, ibukota Yunnan, tampak sekelompok relawan tengah membahas bagaimana untuk mencapai daerah-daerah yang paling parah diguncang gempa. “Ini tugas kita untuk menolong,” ujar seorang relawan kepada AFP.
Menurut kantor berita resmi China, Xinhua, lebih dari 12 ribu rumah hancur total, rata dengan tanah. Sementara sekitar 30 ribu rumah lainnya rusak akibat gempa yang terjadi Minggu, 3 Agustus tersebut.
Kementerian Urusan Sipil China menyatakan, total 381 orang tewas akibat gempa ini. Sementara 1.801 orang lainnya mengalami luka-luka.
Menurut badan Survei Geologi Amerika Serikat, USGS, gempa tersebut berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR) dengan kedalaman 10 kilometer. Namun menurut Pusat Jaringan Gempa Bumi China, gempa tersebut berkekuatan 6,5 SR.
Daerah Ludian merupakan salah satu wilayah yang paling parah kerusakannya akibat gempa ini. Seorang warga Ludian menggambarkan lokasi kejadian mirip “medan tempur usai dibombardir. ”
“Saya belum pernah merasakan gempa sekuat ini sebelumnya. Yang bisa saya lihat hanyalah puing-puing,” cetus warga tersebut.
Sebelumnya pada September 2012, 80 orang tewas ketika gempa mengguncang daerah pegunungan di perbatasan wilayah Yunnan dan Guizhou. Pada Mei 2008 silam, gempa 8 SR yang mengguncang provinsi Sichuan, tetangga Yunnan, merenggut puluhan ribu nyawa.

Sumber: Detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *